Update Evakuasi Tragedi Stasiun Bekasi Timur: Gerbong 10 Jadi Fokus Utama, Jalur Segera Dipulihkan

Gambar: Proses evakuasi korban kecelakaan oleh tim gabungan


Pasca-insiden memilukan yang melibatkan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur, tim gabungan kini tengah berpacu dengan waktu untuk menormalisasi jalur. Setelah seluruh korban berhasil dievakuasi, fokus utama petugas saat ini adalah menyingkirkan bangkai Gerbong 10 yang masih melintang di lokasi kejadian.

Pembersihan Jalur dan Target Operasional

Pembersihan puing dan pemindahan gerbong tersebut menjadi syarat mutlak agar jadwal perjalanan kereta api dapat kembali pulih. Petugas di lapangan terus berupaya mengosongkan rel dari material sisa tabrakan agar mobilitas warga di lintas Bekasi tidak terhambat lebih lama.

Update Terkini Data Korban

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, memberikan pernyataan resmi mengenai rincian jumlah korban hingga Selasa (28/4) pukul 08.45 WIB. Berikut adalah data terbaru yang dihimpun dari lapangan:

  • Korban Jiwa: Sebanyak 14 orang dinyatakan meninggal dunia.Seluruh jenazah telah dipindahkan ke RS Polri Kramat Jati guna proses identifikasi oleh tim medis.
  • Korban Luka-luka: Tercatat sebanyak 84 orang mengalami luka-luka. Saat ini, para penyintas tengah menjalani perawatan intensif di beberapa rumah sakit terdekat.


"Kami pastikan semua korban, baik yang wafat maupun luka-luka, sudah berada dalam penanganan medis dan fasilitas kesehatan yang memadai," tegas Bobby Rasyidin dalam keterangannya, Selasa (28/4/2026).
Pihak berwenang masih terus melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab pasti tabrakan yang melibatkan dua rangkaian kereta ini. Sementara itu, pengguna jasa kereta api diminta untuk memantau kanal informasi resmi PT KAI terkait penyesuaian jadwal perjalanan selama proses pembersihan jalur berlangsung.

Komentar